Perjalanan Terpanjang dan Terberat
Assalamualaykum bunda-bunda hebat😍✊
Trimakasih atas kesempatan yg diberikan di Selasa seru, kali ini ninit ingin berbagi cerita pengalaman pribadi tentang “melatih anak mencintai masjid”. Untuk bahasan kali ini akan kami fokuskan hanya pada pengalaman pribadi pembiasaan sholat berjamaah di masjid untuk anak laki-laki kami (teknis).
Untuk judulnya sy rada lebay ya.., xixixi biar semangat bacanya😁
🏂🏄♂ *Meniti perjalanan terpanjang dan terberat 2 anak lelakiku* 🏇🧗♂
_Perkenalkan keluarga kecil kami terdiri dari 5 personal ummi, abi, Razin (10th), Rifqi(9th), Ayumi(5th)_👨👦👦👩👧
Bunda dan calbun...
Kala itu, Alhamdulillah rasa syukur pada Illahi tak hentinya kami panjatkan, setelah 2,5 th pernikahan akhirnya diberikan amanah itu. Seorang anak laki laki👶, miniatur abinya berada di gendonganku. Namun dibalik rasa syukur itu jg terbesir rasa kawatir, nantinya akan melalui perjalanan panjang🛣 dalam mendampinginya menjadi sosok mujahid.
Membuat anak mencintai Masjid🕌 bukanlah hal sederhana bagi kami. Seorang laki-laki nantinya akan diwajibkan berjalan menuju masjid disetiap langkah kehidupanya. Bekal perjalanan panjang⏳ ini musti benar- benar kami persiapkan.
Bunda dan calbun...
Pemahaman awal kami dalam mendidik *ibadah anak*:
📌ibadah cukup di “dikenalkan,” di ajak bersama-sama mengikuti kita. Tidak perlu di berikan teori fiqih, tapi cukup diajarkan contoh nyata. 📝
Berikut ini beberapa tahapan yang kami lakukan:
*Di usia anak pertama usia 0-1,5th*, kami lalui dengan mempersiapkan jam biologisnya ⏰(dengan catatan menyesuaikan kondisi anak). Sebisa mungkin terjadwal, disiang hari kami mengurangi sedikit jam tidur anak dengan bermain bersama, sehingga di malam hari bisa menggantikanya. Selepas Isya’ waktunya anak persiapan tidur🛏, sehingga menjelang subuh diharapkan anak sudah terbangun.
Pada tahap ini ummi dan abinya menyertakan Amas Razin dalam sholat bersama. Saya jg berdialog padanya ketika akan melakukan sholat. Posisi Amas Razin ditidurkan di pinggir sajadah, jika sedang rewel terkadang saya menggendongnya sambil sholat.🤱
Bunda dan calbun...
Di usia 1,5 th Amas Razin kedatangan teman baru didalam kehidupnya.. Adik Rifqi👼🏻 anak ke dua kami terlahir di dunia.
Ditahap *usia1,5-3th* amas Razin sesekali Abi bawa ke masjid di waktu subuh🕓. Setiap harinya ummi selalu mengajak sholat amas Razin dan adik Rifqi (1 bulan) bersama dirumah. Jika kami sedang bepergian🚗 kami selalu menyempatkan berhenti di masjid terdekat🕌. Di tahap ini kami mengenalkan gerakan sholat, pengenalan waktu sholat, dan pembiasaan sholat secara sederhana.
Bunda dan calbun...
*Di usia 3-5 th,* Ummi membawa jalan2 sore disekitar masjid sekedar membiasakan amas Razin dengan lingkungan masjid dan mengamati kegiatan masjid.
Adik Rifqi ikut serta meski dalam gendongan ummi. Di waktu subuh ummi dan abi bersama ke masjid, sambil membawa amas Razin dan terkadang adik Rifqi jg kami bawa serta ke masjid.
Memberikan kesan positif kepada anak bahwa sholat di masjid adalah suatu hal yg istimewa sehingga mereka bangga ke masjid
Pada tahap ini kami juga berikan secara sederhana, adab di dalam masjid (tertib dan menjaga kebersihan)🚷🚯.
Apresiasi ucapan sayang, senang, bangga dan pelukan tak lupa kami berikan kepada Amas Razin yg sudah dengan baik ikut sholat💝.
Berlahan-lahan ummi juga mengenalkan kegiatan sekitar masjid TPA. Selama ikut TPA Amas Razin berkenalan dengan teman baru 🚺🚹, ummi dan adek Rifqi dengan sabar menunggu hingga waktu pulang mengaji. Di masjid amas Razin banyak bermain daripada mengaji (“ndak masalah”) ini modal awal membuat nyaman berlama-lama di masjid. Adik Rifqi pun jg ikut bermain di dalam masjid.
Ketika Sabtu dan Minggu abi menambah kebiasaan mengajak amas Razin sholat berjamaah dimasjid di waktu Maghrib🕕 dan Isya’🕖 terkadang Dhuhur🕛 dan Ashar 🕞pun juga.
Melalui kegiatan TPA 🏠dan beberapa kali di ajak abi ke masjid 🕌 ini, amas Razin mulai berani berangkat sendiri sholat Maghrib berjamaah meski tak di dampingi abinya. Dik Rifqi pun ikut serta berdua🧒🏻👦🏻 berjalan bersama amas Razin ke masjid sholat Maghrib berjamaah. Meski pada masa ini masih belum kontinyu ke masjid minimal sholat maghrib sudah mulai sering di lakukan mandiri berjamaah ke masjid.

Bunda dan calbun...
*Tahap usia 5-7 th*
Alhamdulillah bersama adiknya amas Razin sudah semakin berani dan nyaman pergi ke masjid di waktu maghrib. Sesekali Ashar juga mereka datangi. Di rentang umur ini, amas Razin sudah sekolah yang mana juga ada mutaba'ah kegiatan sholat, sehingga semakin memacu tertib sholat 5 waktunya. Dhuhur dilakukan berjamaah di sekolah. Sedangkan Maghrib, Ashar, Isya' dan Subuh mandiri ke masjid bersama adiknya terkadang bersama abi.
Pada tahap ini banyak tantangan yang ditemui, kondisi semangatnya mulai naik turun📈 untuk datang ke masjid. Hingga akhirnya kami mulai mencari cara dengan pengumpulan point🔵 yang dapat ditukar dengan hadiah keinginan mereka.🚕🚲✈
Sekilas memang motivasinya karena materi, tp alhamdulillah karena pembiasaan yg di lalui dengan rasa senang💖 tanpa paksaan dan adanya tujuan memperoleh sesuatu (meski jangka pendek) tubuh mungilnya terbiasa pergi mendatangi masjid untuk sholat berjamaah. Amas Razin dan adik Rifqi bersemangat dan terpacu segera melengkapi tabel point rewardnya 🗓✅dengan menunggu suara azhan.
Bunda dan calbun...
Masa 7 tahun Rosulullah menganjurkan perintahkan anak shalat. Alhamdulillah di usia ini mereka sudah tidak cangung lagi melakukanya.
🎊Sedikit cerita tentang ceremoni ketika genap umur amas Razin 7 th 🎉
_Ummi menitipkan sebuah kado kepada ibu guru kelasnya untuk diberikan kepada amas Razin. Kado ini berisikan baju koko 👕dan berbagi kue rainbow cake 🍰bersama teman-teman. Ummi menyelipkan pesan sponsor bukan tentang miladnya tp tentang pesan kewajiban setelah anak mencapai usia 7 th. Ummi berharap pesan yang di sampaikan seorang guru yg di segani mampu berbekas dalam hatinya._
Ummi juga pernah mendapat ilmu: “Apabila sedari dini anak sudah dibiasakan untuk shalat pada waktunya dan merasakan kecintaan💓 kepada masjid, insyaa
Allah kesadaran untuk melaksanakan shalat akan tumbuh🌱 dengan sendirinya. Walaupun demikian, kita tetap harus menegaskan kepada anak tentang wajibnya melakukan shalat ketika anak berusia tujuh 7⃣ tahun. Terlebih, pada usia masuk sekolah ini, pertumbuhan otak🧠 si kecil telah sempurna dan lebih siap menerima berbagai pelajaran📚. Pengulangan secara khusus akan kewajiban shalat lima5⃣ waktu, akan dapat lebih dipahami pada usia ini💡.”
*Usia 8 th- 10th*
Di usia ini yg kami lakukan selalu membersamai menjadi role mode bagi mereka. Mengingatkan, memotivasi, mengapresiasi bagian dari keseharian kami. Alhamdulillah.. di usia ini mereka sudah peka ketika mendengar adzan📢 sudah ada sensor segera berwudhu💦 meski tak jarang jg mereka baru berlari🏃♂ ketika mendengar iqomah. Terkadang mereka jg mulai malas tidak sholat ke masjid dengan beberapa alasan. Yang kami lakukan memohon padaNya😇 adalah sebuah keniscayaan. Alhamdulillah Allah memberi jalan , (kebetulan perumahan kami lingkungan komplek purna tugas yg tertutup, sehingga jarang ada anak seusia mereka bermain di jalan).
Amas Razin berkenalan dgn teman baru, dan terbiasa main bersama. Ini menjadi motivasi baru mereka bermain dan pergi sholat ke masjid bersama.
Tak berhenti sampai disini... virus ini menyebar beberapa anak 🧒🧒🏻👦🏼 komplek yg selalu tertutup akhirnya keluar, bermain bersama dan berakhir pada kemasjid sholat berjamaah.
Janjian saling menjemput di waktu sholat, bahkan di waktu Subuh sekalipun.
Perjalanan ini masih panjang lantunan doa musti slalu terpanjat, mengiringi langkah kehidupan mereka..🛤
_*“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.”*_ 😇😇😇
Aamiin ya Robb

Wallahu'alam
فاكير العلم
Ninit Aliya
Bandung, 19 Desember 2017
#bahagiadenganproses
#diantaraliburankami
#suasanaterasmasjidsalmanITB
#bersamakomunitasIIPbandungrumbelbisnis
Tambah materi
Beberapa tantangan yg pernah kami alami:
🔴Tahun 2009 kami baru pindah rumah di lingkungan baru komplek purna tugas. Hampir tak ada anak yg sholat di masjid komplek. . Abi mengajak amas Razin pertama kali di masjid tsb ketika itu umur 2 th. Sambutan yg kami terima "Apa ndak ada ibunya di rumah?" Abi membalasnya dengan senyuman.
🔴 Ketika ada bapak-bapak yg responnya akan memarahi, dengan segera abi mengajak amas Razin sholat dekat dengan abi
🔴Tak jarang amas Razin bercerita kalo habis di marahi dan di pelototin bapak di masjid, kami berusaha membesarkan hatinya, dan mengulang bahasan adab di masjid secara sederhana.
🔴 Setelah beberapa waktu kita sering bawa amas ke masjid, akhirnya banyak orangtua yg membawa anak kecil kemasjid, tp syg kurang dikondisikan. Ada keluhan seorang ibu kepada abi ttg hal itu. Sikap abi meminta maaf mungkin di dalamnya ada anak kami, kemudian menyampaikan bahwa nantinya merekalah yg akan merawat kita dan masjid kita ini, mhn diberi kesempatan kami berproses.
🔴 Abi Razin sering sekali keluar kota bahkan kondisi malam Romadhon skalipun. Ketika itu amas Razin 8 th Rifqi 7 th dan ayumi 3 th. Sy mengajak 3 anak kami ke masjid sholat terawih. Alhamdulillah berjalan lancar hingga akhir sholat. Ayumi bersama saya, sedang Amas Razin dgn adek Rifqi sholat di shof ikhwan. Namun Rifqi tertidur ketika ceramah hingga sholat witir berakhir. Ayumi pun jg tertidur. Sy sempat panik bagaimana cara pulangnya. Alhamdulillah amas Razin membawakan perbekalan sholat kami. Sedang beberapa bapak dan ibu di masjid berusaha membangunkan adek Rifqi. Meski sambil mengantuk dan sedikit rewel, Rifqi mau berjalan disamping sy yg sedang menggendong ayumi. Jarak rumah kami dgn masjid sekitaar 150 m.
[5/18, 18:38] Ninit Aliya: Sekalipun abi Razin sering keluar kota, alhamdulillah ada rollemode alm kakek slalu sholat 5 waktunya di masjid
🖱 Abi mengajak amas mengikuti sholat, namun terkadang amas di masjid hanya duduk saja di samping abi, ato bahkan tidur-tiduran melihat orang yg sedang sholat selama tidak menggangu jamaah lain, Abi membiarkan meski sebelumnya sudah berusaha memotivasi.
[5/18, 18:38] Ninit Aliya: Mengenalkan anak agar mencintai masjid perlu diulang-ulang dengan melihat kondisi anak dan suasana.
Di usia tiga tahun, meski anak sudah lebih bisa beradaptasi dengan lingkungan masjid, disaat melakukan shalat wajib pun terkadang masih terasa lama untuk anak seusia mereka. Tak heran kalau anak tiba-tiba menghentikan shalatnya, bosan, ingin bermain-main dengan mainan kegemarannya, atau berlari-lari apalagi jika ada temannya.
Di usia 5 tahun, anak sudah mulai bisa melakukan shalat dengan tertib.
Ajarkan adab dalam masjid kepada mereka, tidak hanya dengna ucapan dan kata-kata, namun harus dicontohkan dengan keteladanan. Apabila setelah diajarkan, baik secara teori maupun dengan contoh-contoh dan ananda masih tetap ribut dan mengganggu jalannya ibadah berarti ananda belum siap untuk diajak ke masjid saat shalat.
Ajaklah pada kesempatan lain seperti saat pengajian, ataupun diluar jam ibadah (shalat). Buat kesepakatan dengan anak-anak, misal jika ada yang ribut salah satu diantara mereka maka semua dapat sanksi. Dalam beberapa hari tidak boleh ke masjid bersama misalnya. Harapannya, anak kemudian akan saling mengingatkan satu sama lain ketika berada di dalam masjid.
Berikan pujian atau hadiah saat mereka bisa tenang berada dalam masjid. Semoga anak-anak Anda menjadi anak yang shalih dan shalihah, cinta dengan masjid.
[5/18, 18:38] Ninit Aliya: Apresiasi lingkungan
⚘ Waktu kami sholat berjamaah di masjid, adik ayumi masih umur 8 bulan. Ketika itu kami masih menjalankan sholat, tiba2 adek ayumi menangis, sehingga sy mengendongnya hingga akhir sholat. Disamping saya ada seorang ibu sesengukan menangis. Aq sapa nliunya, hingga akhirnya bercerita dan mengapresiasi terharu melihat sy sholat dgn putri di gendongan, karena hingga sekarang bliau masih blom di beri amanah tsb.
💰 Pada waktu halalbiahalal RT ada bapak2 yg memberi Razin dan Rifqi uang angpau cukup besar katanya " ini hadiah karena rajin ke masjid". Dan amas Razin menceritakan hal itu kepada kami.
🏁 Amas Razin jika mulai malas ke masjid, adik Rifqi yg memotifasi untuk berangkat demikian sebaliknya. Alhamdulilah hampir kurang dari 1 tahun ini apabila amas Razin dan adik Rifqi timbul ogah-ogahan ke masjid, Teman-temannya gantian nyamperin ke rumah mengajak pergj ke masjid sholat bersama.


Komentar
Posting Komentar